Bergegas keluar dari mesjid, ada seorang ibu-ibu berkomentar,"Eh hujan ya..". Orang-orang di mesjid pun berlarian untuk pulang. Aku? Tentu saja saja aku sengaja berjalan pelan. Lalu, menari. Membiarkan pasukanmu menyentuh pori-poriku. Menikmati Hujan di kala subuh. Aku suka, selalu suka hujan. Jatuh cinta pada hujan dan pasukannya.
Diderasnya hujan kali ini aku bertanya-tanya, apakah jatuh itu sakit?
![]() |
| dancing in the rain |
Ketika lidahku tak sanggup lagi mengucapkan kata cinta, semesta lah yang melakukannya.
Banyak rahasia yang tak kuceritakan kepada kalian, tapi hujan dengan sabar mendengarkan. Maka dari itu, kamu jangan coba-coba bertanya pada rumput yang bergoyang tentang perasaanku. Mereka bukan teman curhatku.
Dan untungnya kali ini hujan datang tepat waktu. Jika hujan tidak juga datang, mungkin aku akan melahirkannya lewat mataku..

